Uncategorized

TIDAK TERIMA KORBAN PENGANIYAAN DI LEPAS ,MASYRAKAT MATUA MELAKUKAN PEMBLIKIRAN JALAN

Woja:-LINTASRAKYAT-NTB.COM;-Kamis 07-10-2021, warga Masyrakat Dusun Rasa Nggaro Barat, Desa Matua, Kec. Woja melakukan pemblokiran jalan dan.pembakaran ban di tengah jalan lintas dompu woja sehingga jalan lintas tersebut tdk bisa dilalui oleh pengendara R2 dsn R4

Kronologis terjadinya pemblokiran jalan menurut keterangan Babintikmas AIPDA SURYANSYAH, S.H yang kami Wancarai
“Dimana pada awalnya pada hari Rabu tanggal 6 Oktober 2021 setelah selesai melaksanakan pertandingan bola semi futsal di lapangan Bola Ds. Madaprama datang sekelompok anak muda dari warga masyarakat Ds. Madaprama menyerang pemain dari Ds. Matua yg hendak pulang kerumahnya masings”ujarnya

Babintikmas AIPDA SURYANSYAH, S.H menambahkan,Akibat adanya penyerangan tersebilut sehingga salah satu pemain dari Desa Matua Sdr. SETIAWAN mengalami luka di bagian tubuhnya.Dan atas kejadian tersebut korban bersama teman se clubnya mendatangi Polsek Woja untuk melaporkan kejadian tersebut secara resmi.

Dengana ada nya kejadian tersebut Piket SPKT Polsek Woja menghubungi Kapolsek Woja IPDA A. HARIS memberitahukan kejadian tersebut dan Kapolsek Woja IPDA A. HARIS menghubungi kedua Babinkamtibmas Ds. Madaprama dan Babinkamtibmas Ds. Matua untuk memonitor perkembangan situasi di dua Desa tersebut.

Setelah melakukan monitoring Perkembangan situasi warga dari Ds. Matua meminta kepada pihak Kepolisian Polsek Woja untuk mengamankan terduga pelaku penganiayaan tersebut untk menghindari perang kampung karena situasi di Ds. Matua lagi panas karna warga masyarakat Ds. Matua ingin melakukan sweeping terhadap warga masyarakat Desa Madaprama yg melewati jalan lintas Sumbawa-Woja yg di sertai dengan blokir jalan.

Untuk menghindari kejadian itu semua anggota SPKT Polsek Woja meminta bantuan kepada Anggota Sat Intelkam Polres Dompu AIPDA BAMBANG untuk membawa terduga pelaku yaitu sdr. AWALUDIN utk diamankan di Polsek Woja utk menghindari perang kampung maupun blokir jalan.

Demi menjaga suatu keributan susualan dan mengindahkan permintaan tersebut AIPDA BAMBANG langsng mencari terduga pelaku tersebut dan membawa ke Polsek Woja utk diamankan utk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Setelah terduga pelaku diamankan di Polsek Woja kemudian Kanit Reskrim bersama anggota menitip kan terduga pelaku ke Polres Dompu untuk mengamankan terduga pelaku dari amukan massa.

Dan mendengar informasi kalau terduga pelaku telah di titip di Polres Dompu sekitar pukul 21.20 wita keluarga dari terduga pelaku langsung memblokir jalan di depan Kantor Desa Madaprama dan di cabang Madaprama sehingga arus lalin macet total.

Keluarga terduga pelaku menuntut kepada pihak Kepolisian agar terduga pelaku yg diamankan di polres di lepas dan kalau tdk di lepas jalan tdk akan di buka sebelum terduga pelaku di lepas, setelah dilakukan negosiasi akhirnya terduga pelaku di lepas sekitar pukul 01.00 wita.

Sekitar pukul 08.00 wita warga masyarakat Desa Matua mengecek kembali keberadaan terduga pelaku yang diamankan di Polres Dompu masih ada apa sudah di lepas dan hasil pengecekan tersebut tdk melihat terduga pelaku yg diamankan di sana dan di lepas.

Oleh masyrakat Matua mendengar hal tersebut dan tidak terima karna.terduga pelaku di lepas
akhirnya Korban dan warga lain langsung melakukan blokir jalan di jalan lintas Sumbawa-Woja tepatnya di depan toko penjual kayu Ompu Helo Dsn Rasanggaro Barat.mereka.menuntut agar terduga pelaku di amankan.kembali..
Reporter: OM.JEKS
Esitor      : OM.JEKS