Dompu – lintasrakyat-ntb.com ~ Wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional terus diperlihatkan oleh jajaran Polsek Woja. Pada Sabtu, 5 April 2025, Bhabinkamtibmas Desa Serakapi, BRIPKA Irfan Setiawan, turun langsung memantau kegiatan panen warga binaannya di Dusun Dua Baka, Desa Serakapi, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WITA ini dilakukan di lahan pertanian milik Bapak Mahdin, seorang petani jagung yang tengah memanen hasil tanamnya. Kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan, tetapi juga sebagai langkah sinergis antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian desa.
BRIPKA Irfan Setiawan, dalam kesempatan tersebut, memberikan imbauan kepada para petani agar lebih teliti dalam mengelola hasil panen, khususnya terkait kadar air dalam jagung yang akan dijual. Hal ini menjadi penting, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini berdampak signifikan terhadap kualitas hasil pertanian.
“Tingginya curah hujan tahun ini menyebabkan banyak tanaman jagung mati akibat batang yang membusuk. Maka dari itu, saya mengingatkan kepada petani agar memperhatikan kadar air sebelum menjual hasil panen. Ini akan menentukan kualitas dan harga di pasaran,” ujar BRIPKA Irfan.
Meski hasil panen tahun ini mengalami penurunan, Bhabinkamtibmas tetap mendorong agar petani tetap semangat dan optimis menghadapi musim tanam berikutnya. Menurutnya, dengan manajemen pertanian yang tepat, dukungan teknologi, dan kerja sama yang kuat antar warga, produktivitas pertanian tetap dapat dipertahankan.
Bapak Mahdin sendiri mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran dan perhatian aparat kepolisian. “Kami merasa terbantu dengan pendampingan ini. Kehadiran Pak Bhabin membuat kami lebih sadar akan pentingnya menjaga kualitas panen, sekaligus memberi motivasi untuk terus bertani meski dalam kondisi sulit,” ungkapnya.
Kegiatan pemantauan berlangsung aman, lancar, dan penuh keakraban. Diharapkan, sinergi antara petani dan aparat keamanan seperti ini dapat menjadi pondasi kuat bagi terwujudnya ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan menuju kesejahteraan masyarakat Dompu di tahun 2025 dan seterusnya.( Om Jeks )