Forkopimcam Kempo Gelar Rapat Lintas Sektor, Upayakan Kecamatan Kembali Zero DBD

Spread the love

Kempo NTB  – lintasrakyat-ntb.com ~  Meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Kempo menjadi perhatian serius berbagai pihak. Untuk itu, Forkopimcam bersama lintas sektor menggelar rapat koordinasi di Puskesmas Kempo, Senin (3/3/2025), guna membahas strategi pencegahan dan penanggulangan agar kasus DBD tidak semakin meluas.

Rapat yang berlangsung sejak pukul 10.00 WITA ini dihadiri oleh Sekcam Kempo Syarifudin, S.Sos, Kapolsek Kempo IPTU Jubaidin, Bataud Koramil 1614-02/Kempo Serma Umar, Kepala Puskesmas Kempo Herin Yuniarti, SKM, tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Kempo, perwakilan desa se-Kecamatan Kempo, serta Ketua PGRI Kecamatan Kempo Samsurijal, S.Pd.

Dalam pemaparannya, Kepala Puskesmas Kempo, Herin Yuniarti, SKM, mengungkapkan bahwa Kecamatan Kempo sebenarnya bebas dari DBD dalam beberapa tahun terakhir. Namun, sejak Desember 2024, tercatat 15 kasus DBD, yang diduga dipicu oleh curah hujan tinggi. Meski saat ini kasus tidak lagi bertambah, pihaknya tetap berupaya maksimal agar Kecamatan Kempo bisa kembali berstatus Zero DBD.

“Kami akan melakukan fogging di daerah terdampak, namun masih perlu koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu untuk mendapatkan pasokan obat fogging,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa Puskesmas Kempo kini berstatus BLUD (Badan Layanan Umum Daerah). Dengan status ini, puskesmas harus mandiri dalam pengelolaan keuangan tanpa bergantung pada dana dari Pemda atau Dinas Kesehatan.

Sementara itu, Sekcam Kempo, Syarifudin, S.Sos, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menangani kasus DBD. Ia meminta Puskesmas segera melaporkan setiap temuan kasus agar langkah cepat bisa diambil.

“Kami mendukung penuh program pencegahan ini dan berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar kasus DBD bisa ditekan,” ujar Sekcam Kempo.

Kapolsek Kempo, IPTU Jubaidin, juga menegaskan bahwa Polsek Kempo siap mendukung upaya pencegahan dan penanganan DBD. Ia mengimbau seluruh aparatur desa untuk aktif berkoordinasi dengan Puskesmas dan mengajak masyarakat menerapkan pola hidup bersih serta gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang).

Sebagai hasil rapat, beberapa langkah strategis disepakati, di antaranya:

  1. Pelaksanaan fogging di daerah terdampak, dengan menunggu pasokan obat dari Dinas Kesehatan.
  2. Sosialisasi pencegahan DBD secara masif melalui kader kesehatan desa dan tenaga medis.
  3. Transparansi dalam pelaporan kasus, agar tindakan cepat bisa dilakukan.
  4. Peningkatan koordinasi antara pemerintah desa, Puskesmas, dan Forkopimcam untuk memastikan efektivitas penanganan.

Rapat berakhir pada pukul 11.10 WITA dalam suasana kondusif. Seluruh pihak berkomitmen bekerja sama agar Kecamatan Kempo bisa kembali bebas dari DBD. ( Om Jeks )

Next Post

Polsek Kempo Pantau Pengolahan Lahan Pertanian, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Sen Mar 3 , 2025
Spread the love Polsek Kempo – lintasrakyat-ntb.com ~ Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas, Polsek Kempo melalui Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Soro aktif memantau dan mendukung pengolahan lahan pertanian milik warga. Pada Senin (3/3/2025) pukul 13.10 WITA, BKTM Desa Soro, Bripka Munawir, melaksanakan pemantauan di lahan […]

You May Like