Dompu

Diduga karena kran air.salah seorang wartawan di Kabupaten Dompu di aniaya oleh tetangganya sendiri.

Lintasrakyat-ntb.com. Dompu,- Seorang wartawan media online Suara Sementara.com, yang bernama Supianto alias papi ( 43) diduga dianiaya oleh oknum warga yang notabenenya tetangganya sendiri.

Menurut keterangan Papi (korban, red) pada sejumlah wartawan saat ditemui di Polres Dompu, kejadian berawal ketika Papi berada di Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu tepatnya depan lapangan bola setempat bertemu dengan salah satu oknum pelaku inisial NS.

Korban menanyakan pada(NS) terkait persoalan menghidupkan dan mematikan air sumur bor yang menjadi andalan masyarakat setempat. Namun (NS) emosi dan marah-marah, namun Papi hanya tersenyum saja. Kemudian muncul istri terduga pelaku marah-marah sehingga membuat dua anak (NS) juga ikut emosi yang secara kebetulan seorang terduga pelaku yang berada dekat (NS )ikut berdiri sambil memegang benda tajam dan hendak mendekati korban.

Spontan terduga pelaku lainnya yang berada dirumahnya juga ikut marah dan menunjuk korban, namun korban tetap tersenyum dan berusaha menenangkan ketiga terduga pelaku. Spontan korban dipukul dari belakang oleh seorang oknum pelaku dengan menggunakan sajam hingga korban jatuh pingsan.

Beberapa menit korban pingsan langsung siuman dan memberikan jempol pada ketiga pelaku karena telah melakukan penganiayaan pada korban. Korban kemudian langsung menuju ke Polres Dompu untuk melaporkan hal itu.

“Saya secara resmi sudah melaporkan kejadian ini ke Mapolres Dompu dan sudah ditangani oleh penyidik. Kita ikuti jalur hukum saja,”kata Papi pada wartawan.

Kapolres Dompu, AKBP. Iwan Hidayat, SIK pada wartawan dikediamannya langsung perintahkan Kapolsek Kota untuk menindaklanjuti laporan korban untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dari pihak keluarga korban.

“Saya sudah perintahkan Kapolsek Kota untuk segera menindaklanjuti laporan korban,”kata Kapolres Dompu.( Bustanul Arifin)